Entah sejauh
apa dan sedalam apa kesalahanku padamu,meski semua yang ku tahu hanya
sebuah pembenaran untuk keputusanmu.hal yang membuat aku tetap
berpandangan bahwa ini hal yang benar .Aku perempuan biasa,yang
hanya mampu mencinta,bukan membahasakan sikapmu,sebab aku tidak benar
benar mengerti bagaimana cara membaca hatimu,bukan aku tidak mampu
memahamimu,tapi aku ingin selalu percaya padamu,pada senyumanmu,pada
janjimu,pada hatimu,bukan mencari alasan dan pembenaran atas
curigaku,aku ingin jadi yang terbaik untukmu,aku ingin menemanimu saat
kau bersedih,aku ingin menjadi sandaranmu, aku ingin jadi yang selalu
setia mendukung langkahmu,aku ingin tersenyum dan ikut berbahagia saat
kau berhasil menyelesaikan tugasmu dengan baik,aku ingin memasakkanmu
masakan yang terbaik dengan tanganku sendiri,aku ingin menjadi seseorang
yang kau percayakan untuk keinginanmu padaku.
Penjelasan itu tidak cukup membuat aku paham,aku hanya terus berprasangka bahwa kau sedang mempersiapkan kebahagiaan untukku.
Sayang,aku sangat merindukanmu,
Ketika kau membawaku ke pemandangan dan kita bercanda disana
Ketika kita duduk di atas laut dan menikmati indahnya bintang saat itu.
Ketika aku tertidur di pangkuanmu dan merasakan hangatnya dekapanmu ,
Ketika kau mempersiapkan kursi untuk aku tidur dan kau menjagaku di situ,
Ketika
aku duduk menanti berharap kau datang meski saat itu ku sedang sendiri
dan yang lain terlelap,dan terharunya aku ketika kau benar benar datang…
Aku sangat merindukan semua itu.
Aku sangat merindukan keberadaanmu di sisiku,tapi aku tidak bisa berbuat apa apa saat ini,
Ketika aku berada di tempat yang rumit,pada siapa aku akan bersandar menenangkan letihku,
Sedang harapanku hanya padamu,
Selalu dan selalu aku memintamu padaNya,dan aku yakini TakdirNya berpihak padaKu
Lagu cinta yag menjadi sountrack perjalanan cinta kita waktu itu,masih kah kau mendengarkannya di waktu kau merindukanku,
Bukan Cinta Biasanya Afgan,apakau masih merindukanku dengan syair lagu itu,sayang,cobalah pahami aku
Demi
sebuah ketetapan hati,aku ingin kau tahu,bahwa aku tidak akan pernah
berniat untuk menghilangkanmu dari sisiku,dari pikiranku,dari arah
hidupku,dan perlu kau tahu,aku masih dan akan tetap bertahan pada
janjimu
Maaf,bukan maksudku untuk memaksakan hatiku di hidupmu,
Sebab aku SANGAT INGIN ketika aku mati,aku mati sebagai istri dari seorang……..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar